Tuesday, April 10, 2012

His Mother

A young Man had been caught in a daring act of theft and
had been condemned to be executed for it. He expressed his
desire to see his Mother, and to speak with her before he
was led to execution, and of course this was granted. When
his Mother came to him he said: ‘I want to whisper to you,’
and when she brought her ear near him, he nearly bit it off.
All the bystanders were horrified, and asked him what he
could mean by such brutal and inhuman conduct. ‘It is to
punish her,’ he said. ‘When I was young I began with stealing
little things, and brought them home to Mother. Instead
of rebuking and punishing me, she laughed and said: ‘It will
not be noticed.’ It is because of her that I am here to-day.’
‘He is right, woman,’ said the Priest; ‘the Lord hath said:
‘Train up a child in the way he should go; and when he is
old he will not depart therefrom.’

Saturday, April 7, 2012












Perkataan “rupiah” berasal dari perkataan “Rupee”, satuan mata uang India. Indonesia telah menggunakan mata uang Gulden Belanda dari tahun 1610 hingga 1817. Setelah tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden Hindia Belanda.






Mata uang rupiah pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu pendudukan Jepang sewaktu Perang Dunia ke-2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank Indonesia) memperkenalkan mata uang rupiah jawa sebagai pengganti.

Satuan di bawah rupiah
Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan gulden Hindia Belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial.Pecahan 500 rupiah
Bergambar bunga bangkai dan bertanda air Jend. Achmad Yani.

Tuesday, March 13, 2012

activities today (subject,verb,complement,modifier)

One day ,my mother is cooking fried rice in the morning.after that.she washed her dress right now.and then ,cantika and sasha played piano in the living room,they very happy play piano together. And then my mother and I eat lunch in the restaurant.After finishing all activities today.cantika is reading novel tonight .

Monday, March 12, 2012

tugas subject,verb,complement,modifier

1. Lydia/is reading/dinner/tonight
2. Sasha/eat/lunch/in this restaurant
3. She/washed/her dress/right now
4. Cantika/played/piano/in the living room
5. My mother/is cooking/fried rice/in the morning

Saturday, December 17, 2011

abstrak dari PROPOSAL PENGGALANGAN DANA DARI DONATUR, DERMAWAN DAN SPONSOR

Tidak terasa telah 66 tahun Bangsa Indonesia tercinta ini meraih kemerdekaannya. Sebagai generasi penerus, tak ada yang dapat kami lakukan seperti yang dilakukan para pejuang kemerdekaan terdahulu, namun dengan berbagai upaya, kami Warga Karang Taruna RW. 09 depok timur akan terus merawat dan memelihara makna dari Kemerdekaan ini dengan memperingatinya agar tetap tumbuh dan tertanam didalam setiap jiwa generasi penerus bangsa ini.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperingati dan memaknai hari Kemerdekaan ini, diantaranya dengan mengadakan kegiatan positif dan berbagai perlombaan yang dapat mempererat tali silaturahmi serta dapat menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan.dan dsini saya selaku ketua Rw o9 ingin mengadakan penggalangan dana dari para donatur ,dermawan dan para sponsor untuk bisa kami mengadakan acara yang ingin warga RW 09 akan adakan yaitu LOMBA 17 AGUSTUS.

Harapan kami, mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan dalam rangka MEMEPRINGATI HUT RI ke-66 ini merupakan salah satu langkah yang tepat guna menyampaikan informasi kepada warga akan pentingnya Nasionalisme dan rasa cinta tanah air, sehingga terjalin keharmonisan persaudaraan dan persatuan antar warga masyarakat, khususnya Warga RW. 09 Kelurahan Abadijaya.

Thursday, December 8, 2011

Contoh Proposal Karang Taruna

PROPOSAL PENGGALANGAN DANA DARI DONATUR, DERMAWAN DAN SPONSOR

PENDAHULUAN
Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah serta nikmat dan kekuatan yang dilimpahkan-Nya, semoga senantiasa kita di beri kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk menjalankan hari demi hari dalam tuntunan-Nya, Amin.

Tidak terasa telah 66 tahun Bangsa Indonesia tercinta ini meraih kemerdekaannya. Sebagai generasi penerus, tak ada yang dapat kami lakukan seperti yang dilakukan para pejuang kemerdekaan terdahulu, namun dengan berbagai upaya, kami Warga Karang Taruna RW. 09 depok timur akan terus merawat dan memelihara makna dari Kemerdekaan ini dengan memperingatinya agar tetap tumbuh dan tertanam didalam setiap jiwa generasi penerus bangsa ini.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperingati dan memaknai hari Kemerdekaan ini, diantaranya dengan mengadakan kegiatan positif dan berbagai perlombaan yang dapat mempererat tali silaturahmi serta dapat menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan.

Harapan kami, mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan dalam rangka MEMEPRINGATI HUT RI ke-66 ini merupakan salah satu langkah yang tepat guna menyampaikan informasi kepada warga akan pentingnya Nasionalisme dan rasa cinta tanah air, sehingga terjalin keharmonisan persaudaraan dan persatuan antar warga masyarakat, khususnya Warga RW. 09 Kelurahan Abadijaya.

NAMA dan THEMA KEGIATAN
“PERINGATAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA ke-66”
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh

MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
1. Menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan generasi muda dan antar warga.
2. Memaknai Kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dengan menjalin keakraban, persatuan, dan kesatuan.
3. Menjalin silaturrahmi, keakraban, dan kebersamaan antar warga masyarakat.

SASARAN
Masyarakat RW. 09 Kelurahan Abadijaya dan masyarakat sekitarnya.

JENIS KEGIATAN DAN PERLOMBAAN
Peringatan HUT RI ke-66 ini akan dilaksanakan dalam bentuk aneka Lomba yang mengutamakan Hiburan, Pendidikan dan Kerohanian, diantaranya (deskripsi terlampir);
1. Lomba Makan Kerupuk
2. Balap Karung
3. Balap Kelereng
4. Lomba memasukan air kedalam botol
5. Lomba memasukan pensil kedalam botol
6. Lomba menangkap belut
7. Lomba pukul air
8. Pukul Bantal
9. Uang logam di Pepaya
10. Lomba Karaoke
11. Quiz/Cerdas Cermat
12. Lomba Baca Al-Quran
13. Lomba Adzan
14. Panjat pinang
WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
a. Aneka Perlombaan
Hari : Sabtu dan Minggu
Tanggal : 16-17 dan 23-24 Juli 2011
Waktu : 09.00 WIB s.d. selesai
Tempat : Lapangan Serbaguna RW : 09 Kelurahan Abadijaya
Depok Timur

b. Penampilan Malam Kreasi Seni
Akan dilaksanakan 2 minggu setelah hari raya Idul Fitri

SUSUNAN PANITIA
Pelindung : Bapak TATANG SOLIHIN (Ketua RW. 09)
Penasehat : Bapak ENCENG (Pengurus Kepemudaan RW. 09)
Penanggung Jawab Kegiatan : WAHYUDIN (Ketua Karang Taruna RW. 09)
Ketua PANHUT : HENDRA OKKIE GINANJAR
Wk. Ketua : MASTO
Sekretaris : ENO DARSONO
Bendaharaa : SUNTANA
Sie. Kesenian : ABAH GODEG
: DUDI
Sie. Peralatan RENDI
: HENDRA
Sie. Konsumsi : SITI
Sie. Perlombaan : ARYANTO
: YANA
Sie. Humas : RENDRA
: TATANG
: OGI
: YANTO
Sie. Kerohanian : CECEP
Publikasi Dokumentasi : ATANG

PENANGGUNG JAWAB / KORDINATOR KEGIATAN
1. Perlombaan Dewasa
2. Perlombaan Anak-anak
3. Kegiatan Kerohanian : ARYANTO
: YANA
: CECEP

RINCIAN ANGGARAN
Pemasukan
a. Kas Karang Taruna Rp. 60.000,-
b. Iuran Anggota Rp. 150.000,-
Jumlah Pemasukan Rp. 210.000,-

Rencana Pengeluaran
a. Hadiah-hadiah
- Total Hadiah Utama Rp. 1.500.000,-
- Total Hadiah Hiburan Rp. 1.250.000,-
- Total Hadiah Umum Rp. 750.000,-
Jumlah Rp. 3.500.000,-

b. Kesekretariatan
- Proposal Rp. 20.000,-
- Photocopy Rp. 40.000,-
- ATK Rp. 20.000,-
- Publikasi Dokumentasi Rp. 200.000,-
- Kesehatan Rp. 150.000,-
- Transportasi Rp. 100.000,-
- Konsumsi Rp. 100.000,-
- Peralatan Rp. 200.000,-
Jumlah Pengeluaran Rp. 830.000,-

c. Malam Kreasi Seni
- Panggung & Tenda Rp. 1.000.000,-
- Sound System Rp. 750.000,-
- Kursi Rp. 250.000,-
- Konsumsi Rp. 300.000,-
- Transportasi Rp. 150.000,-
- Publikasi Dokumentasi Rp. 200.000,-
- Biaya tak terduga Rp. 200.000,-
Jumlah Rp. 2.850.000,-

TOTAL ANGGARAN
Jumlah Pemasukan – Rencana Pengeluaran
Rp. 210.000 – Rp. 7.180.000,-=-Rp. 7.390.000,-
(minus Dua juta delapan ratus tujuh puluh ribu rupiah)**
Kami Panitia HUT RI ke-66 sangat berharap kekurangan dana yang kami alami mendapat bantuan dari Donatur/sponsor/pihak-pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.

PENUTUP
Demikian proposal Kegiatan ini Kami sampaikan agar dapat diketahui pihak-pihak yang terkait. Partisipasi, kerjasama, dan bantuan dari beberapa pihak sangat Kami harapkan demi suksesnya acara ini.
Selanjutnya harapan Kami ke depan semoga dengan diadakannya kegiatan ini akan dapat menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan mempererat persatuan seperti tema yang Kami usung di atas.

Depok, 13 Juli 2011
PANHUT RI-ke66




HENDRA OKKIE GINANJAR
Ketua ENO DARSONO
Sekretaris
Mengetahui/menyetujui

KARANG TARUNA RW. 09
Kel. Abadijaya




WAHYUDIN
Ketua Pengurus Kepemudaan
Kel. Abadijaya RW. 09




ENCENG (Elih)
Ketua Rukun Warga
Kel. Abadijaya




TATANG SOLIHIN
Ketua RW. 09



DESKRIPSI PERLOMBAAN

Lomba Makan Kerupuk
Peserta dengan tangan dibelakang berdiri dalam jarak 5-10 meter, kemudian berlari menuju arena makan kerupuk yang sudah disapkan tergantung sesuai dengan tinggi peserta.
Kategori : Anak-anak & Dewasa

Balap Karung
Pada garis start masing-masing peserta berlari menuju garis finish yang sudah terdapat karung untuk masing-masing peserta, kemudian peserta masuk ke karung tersebut dan kembali berlomba menuju garis START (Finish).
Kategori : Anak-anak & Dewasa

Balap Kelereng
Pada garis start peserta berlari menuju garis finish yang sudah terdapat Sendok dan Kelereng untuk masing-masing peserta, kemudian peserta menggigit sendok dan menempatkan kelereng diatas sendok tersebut dan kembali berlomba menuju garis START lalu kembali ke garis FINISH untuk memasukan kelereng kedalam cawan tanpa menggunakan tangan.
Kategori : Anak-anak

Lomba memasukan air kedalam botol
Pada garis START peserta membawa air dengan menggunakan cangkir bocor untuk mengisi botol yang terletak di garis FINISH hingga penuh, dengan cangkir Bocor kemungkinan peserta akan melakukan beberapa balik untuk dapat mengisi botol hingga penuh.
Kategori : Anak-anak

Lomba memasukan pensil kedalam botol
Pada garis START, peserta sudah diikat tali yang ujung talinya berada dibelakang, kemudian peserta berlari menuju pensil yang terletak di garis FINISH dan mengikatkan pensil tersebut ke tali yang dibawanya, setelah pensil tergantung peserta kembali ke garis START untuk memasukan pensil kedalam botol tanpa menggunakan tangan.
Kategori : Anak-anak

Lomba menangkap belut
Dalam kubangan lumpur terdapat beberapa belut yang sudah disiapkan untuk ditangkap oleh peserta dan dimasukan kedalam ember, penangkap terbanyak adalah juara.
Kategori : Anak-anak

Lomba pukul air
Pada jarak 5-10 meter, dengan mata tertutup peserta menghampiri Air dalam plastic yang dipasang tergantung untuk dipukul menggunakan tongkat lunak, Catatan waktu tercepat keluar sebagai juara.
Kategori : Anak-anak & Dewasa

Pukul Bantal
2 orang peserta naik ke atas bamboo/kayu yang melintang diatas air / kubangan air untuk berhadap-hadapan, kemudian pada jarak yang tepat peserta memukulkan bantal untuk menjatuhkan lawannya.
Kategori : Ank-anak

Uang logam di Pepaya
5 buah papaya yang sudah dilumuri pelumas (tidak berbahaya) dan ditancakan uang logam Rp. 500 sebanyak 20 keping tergantung tiap masing masing papaya. Tiap 1 gantung papaya diikuti oleh 4 orang peserta yang akan mengambil uang logam tersebut menggunakan gigi.
Kategori : Anak-anak, hadiah langsung uang logam yang didapat peserta.

Lomba Karaoke
Tiap peserta akan menyanyikan 1 lagu yang ditentukan panitia berdasarkan kategori serta menyanyikan 1 lagu bebas
Kategori : Semua umur

Quiz / Cerdas Cermat Kerohanian
Tiap peserta menjawab 5-10 pertanyaan dari panitia dalam bentuk pilihan ganda atau essay.
Tiap babak menghadirkan 5 peserta dengan system Penyisihan, Semi Final dan Final.

Lomba Baca Al-Quran
Para peserta membacakan hafalan surat pendek dengan para ustadz & panitia sebagai jurinya.

Lomba Adzan
Para peserta berlomba mengumandangkan Suara Adzan.

Panjat Pinang
Dengan mengutamakan keselamatan, panjat pinang akan dilakukan tidak terlalu tinggi dan diatas tanah berlumpur.
Kategori ; Anak-anak & Dewasa

Tuesday, November 8, 2011

Judul : Hikmah dan Manfaat Ibadah HajiTema : Rukun Islam yang Ke - 5Tujuan : Agar kita mengetahui dan mengerti akan hikmah dan manfaat haji sebelum kita benar – benar menjalani haji yang sesungguhnya....

Di antara Asmaul Husna yang dimiliki Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Al-Hakim yang bermakna : “Yang menetapkan hukum, atau Yang mempunyai sifat hikmah, di mana Allah tidak berkata dan bertindak dengan sia-sia. Oleh karena itulah semua syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai kebaikan yang besar dan manfaat yang banyak bagi hamba-Nya di dunia seperti kebagusan hati, ketenangan jiwa dan kebaikan keadaan. Juga akibat yang baik dan kemenangan yang besar di kampung kenikmatan (akhirat) dengan melihat wajah-Nya dan mendapatkan ridha-Nya.
Demikian pula haji, sebuah ibadah tahunan yang besar yang Allah syari’atkan bagi para hamba-Nya, mempunyai berbagai manfaat yang besar dan tujuan yang besar pula, yang membawa kebaikan di dunia dan akhirat. Dan di antara hikmah ibadah haji ini adalah:
[1]. Mengikhlaskan Seluruh Ibadah
Beribadah semata-mata untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menghadapkan hati kepada-Nya dengan keyakinan bahwa tidak ada yang diibadahi dengan hak, kecuali Dia dan bahwa Dia adalah satu-satunya pemilik nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang mulia. Tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada yang menyerupai-Nya dan tidak ada tandingan-Nya.
Dan hal ini telah diisyaratkan dalam firman-Nya. “Artinya : Dan ingatlah ketika Kami menempatkan tempat Baitullah untuk Ibrahim dengan menyatakan “Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apapun dan sucikan rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, beribadah, ruku dan sujud” [Al-Hajj : 26]
Mensucikan rumah-Nya di dalam hal ini adalah dengan cara beribadah semata-mata kepada Allah di dekat rumah-Nya (Ka’bah) yang mulia, membersihkan sekitar Ka’bah dari berhala-berhala, patung-patung, najis-najis yang Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan serta dari segala hal yang mengganggu orang-orang yang sedang menjalankan haji atau umrah atau hal-hal lain yang menyibukkan (melalaikan) dari tujuan mereka.
[2]. Mendapat Ampunan Dosa-Dosa dan Balasan Jannah
“Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Satu umrah sampai umrah yang lain adalah sebagai penghapus dosa antara keduanya dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali jannah” [HR Bukhari dan Muslim, Bahjatun Nanzhirin no. 1275]
“Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa barang siapa berhaji ke Baitullah ini karena Allah, tidak melakukan rafats dan fusuuq, niscaya ia kembali seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya” [HR Bukhari]
Rafats : jima’ ; pendahuluannya dan ucapan kotor, Fusuuq : kemaksiatan
Sesungguhnya barangsiapa mendatangi Ka’bah, kemudian menunaikan haji atau umrah dengan baik, tanpa rafats dan fusuuq serta dengan ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni dosa-dosanya dan menuliskan jannah baginya. Dan hal inilah yang didambakan oleh setiap mu’min dan mu’minah yaitu meraih keberuntungan berupa jannah dan selamat dari neraka.
[3]. Menyambut Seruan Nabi Ibrahima Alaihissalam
“Dan serulah manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” [Al-Hajj : 27]
Nabi Ibrahim Alaihissalam telah menyerukan (agar berhaji) kepada manusia. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki (untuk bisa) mendengar seruan Nabi Ibrahim Alaihissalam tersebut dan menyambutnya. Hal itu berlangsung semenjak zaman Nabi Ibrahim hingga sekarang.
[4]. Menyaksikan Berbagai Manfaat Bagi Kaum Muslimin
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Agar supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka” [Al-Hajj : 28]
Alah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan manfaat-manfaat dengan muthlaq (secara umum tanpa ikatan) dan mubham (tanpa penjelasan) karena banyaknya dan besarnya menafaat-manfaat yang segera terjadi dan nanti akan terjadi baik duniawi maupun ukhrawi.
Dan di antara yang terbesar adalah menyaksikan tauhid-Nya, yakni mereka beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata-mata. Mereka datang dengan niat mencari wajah-Nya yang mulia bukan karena riya’ (dilihat orang lain) dan juga bukan karena sum’ah (dibicarakan orang lain). Bahkan, mereka betauhid dan ikhlas kepada-Nya, serta mengikrarkan (tauhid) di antara hamba-hamba-Nya, dan saling menasehati di antara orang-orang yang datang (berhaji dan sebagainya,-pent) tentangnya (tauhid).
Mereka thawaf mengelilingi Ka’bah, mengagungkan-Nya, menjalankan shalat di rumah-Nya, memohon karunia-Nya, berdo’a supaya ibadah haji mereka diterima, dosa-dosa mereka diampuni, dikembalikan dengan selamat ke nergara masing-masing dan diberi anugerah kembali lagi untuk berdo’a dan merendah diri kepda-Nya.
Mereka mengucapkan talbiyah dengan keras, sehingga didengar oleh orang yang dekat ataupun yang jauh, dan yang lain bisa mempelajarinya agar mengetahui maknanya, merasakannya, mewujudkan di dalam hati, lisan dan amalan mereka. Dan bahwa maknanya adalah : Mengikhlaskan ibadah semata-mata untuk Allah dan beriman bahwa Dia adalah ‘ilah mereka yang haq, Pencipta mereka, Pemberi rizki mereka, Yang diibadahi sewaktu haji dan lainnya.


[5]. Saling Mengenal Dan Saling Menasehati
Dan di antara hikmah haji adalah bahwa kaum muslimin bisa saling mengenal dan saling berwasiat dan menasehati dengan al-haq. Mereka datang dari segala penjuru, dari barat, timur, selatan dan utara Makkah, berkumpul di rumah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tua, di Arafah, di Muzdalifah, di Mina dan di Makkah. Mereka saling mengenal, saling menasehati, sebagian mengajari yang lain, membimbing, menolong, membantu untuk maslahat-maslahat dunia akhirat, maslahat taklim tata cara haji, shalat, zakat, maslahat bimbingan, pengarahan dan dakwah ke jalan Allah.
Mereka bisa mendengar dari para ulama, apa yang bermanfaat bagi mereka yang di sana terdapat petunjuk dan bimbingan menuju jalan yang lurus, jalan kebahagiaan menuju tauhidullah dan ikhlas kepada-Nya, menuju ketaatan yang diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengetahui kemaksiatan untuk dijauhi, dan supaya mereka mengetahui batas-batas Allah dan mereka bisa saling menolong di dalam kebaikan dan takwa.
[6]. Mempelajari Agama Allah Subhanahu wa Ta’ala
Dan di antara manfaat haji yang besar adalah bahwa mereka bisa mempelajari agama Allah dilingkungan rumah Allah yang tua, dan di lingkungann masjid Nabawi dari para ulama dan pembimbing serta memberi peringatan tentang apa yang mereka tidak ketahui mengenai hukum-hukum agama, haji, umrah dan lainnya. Sehingga mereka bisa menunaikan kewajiban mereka dengan ilmu.
Dari Makkah inilah tertib ilmu itu, yaitu ilmu tauhid dan agama. Kemudian (berkembang) dari Madinah, dari seluruh jazirah ini dan dari seluruh negeri-negeri Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ada ilmu dan ahli ilmu. Namun, semua asalnya adalah dari sini, dari lingkungan rumah Allah yang tua.
Maka wajib bagi para ulama dan da’i, di mana saja mereka berada, terlebih lagi di lingkungan rumah Allah Subhanahu wa Ta’ala ini, untuk mengajari manusia, orang-orang yang menunaikan haji dan umrah, orang-orang asli dan pendatang serta para penziarah, tentang agama dan manasik haji mereka.
Seorang Muslim diperintahkan untuk belajar, bagaimanapun (keadaannya) ia, dimana saja dan kapan saja ; tetapi di lingkungan rumah Allah yang tua, urusan ini (belajar agama) lebih penting dan mendesak.
Dan di antara tanda-tanda kebaikan dan kebahagian seseorang adalah belajar tentang agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Artinya : Nabi Shallallahu ‘alaihi bersabda : “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala memperoleh kebaikan, niscaya Dia menjadikan faqih terhadap agama” [HR Bukhari, Kitab Al-Ilmi 3 bab : 14]
Di sini, di negeri Allah, di negerimu dan di negeri mana saja, jika engkau dapati seorang alim ahli syari’at Allah, maka pergunakanlah kesempatan. Janganlah engkau takabur dan malas. Karena ilmu itu tidak bisa diraih oleh orang-orang yang takabur, pemalas, lemah serta pemalu. Ilmu itu membutuhkan kesigapan dan kemauan yang tinggi.
Mundur dari menuntut ilmu, itu bukanlah sifat malu, tetapi suatu kelemahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. “Artinya : Dan Allah tidak malu dari kebenaran” [Al-Ahzab : 53]
Karenanya seorang mukmin dan mukminah yang berpandangan luas, tidak akan malu dalam bab ini ; bahkan ia maju, bertanya, menyelidiki dan menampakkan kemusykilan yang ia miliki, sehingga hilanglah kemusykilan tersebut.
[7]. Menyebarkan Ilmu
Di antara manfaat haji adalah menyebarkan ilmu kepada saudara-saudaranya yang melaksanakan ibadah haji dan teman-temannya seperjalanan, yang di mobil, di pesawat terbang, di tenda, di Mekkah dan di segala tempat. Ini adalah kesempatan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan. Engkau bisa menyebarkan ilmu-mu dan menjelaskan apa yang engkau miliki, akan tetapi haruslah dengan apa yang engkau ketahui berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah dan istimbath ahli ilmu dari keduanya. Bukan dari kebodohan dan pemikiran-pemikiran yang menyimpang dari Al-Kitab dan As-Sunnah.
[8]. Memperbanyak Ketaatan
Di antara manfaat haji adalah memperbanyak shalat dan thawaf, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Artinya : Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka ; hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka berthawaf sekeliling rumah yang tua itu (Ka’bah)” [Al-Hajj : 29]
Maka disyariatkan bagi orang yang menjalankan haji dan umrah untuk memperbanyak thawaf semampunya dan memperbanyak shalat di tanah haram. Oleh karena itu perbanyaklah shalat, qira’atul qur’an, tasbih, tahlil, dzikir. Juga perbanyaklah amar ma’ruf nahi mungkar dan da’wah kepada jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala di mana banyak orang berkumpul dari Afrika, Eropa, Amerika, Asia dan lainnya. Maka wajib bagi mereka untuk mempergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya.
[9]. Menunaikan Nazar
Walaupun nazar itu sebaiknya tidak dilakukan, akan tetapi seandainya seseorang telah bernadzar untuk melakukan ketaatan, maka wajib baginya untuk memenuhinya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Artinya : Barangsiapa bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaklah dia mentaati-Nya” [HR Bukhari]
Maka apabila seseorang bernadzar di tanah haram ini berupa shalat, thawaf ataupun ibadah lainnya, maka wajib baginya untuk menunaikannya di tanah haram ini.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. “Artinya : Dan hendaklah mereka menunaikan nadzar” [Al-Hajj : 29]



[10]. Menolong Dan Berbuat Baik Kepada Orang Miskin
Di antara manfaat haji adalah bisa menolong dan berbuat baik kepada orang miskin baik yang sedang menjalankan haji atau tidak di negeri yang aman ini.
Seseorang dapat mengobati orang sakit, menjenguknya, menunjukkan ke rumah sakit dan menolongnya dengan harta serta obat. Ini semua termasuk manfaat-manfaat haji.
“Artinya : ….agar mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka” [Al-Hajj : 28]
[11]. Memperbanyak Dzikir Kepada Allah
Di negeri yang aman ini hendaklah memperbanyak dzikir kepada Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk dan bebaring, dengan tasbih (ucapan Subhanallah), hamdalah (ucapan Alhamdulillah), tahlil (ucapan Laa ilaaha ilallah), takbir (ucapan Allahu Akbar) dan hauqallah (ucapan Laa haula wa laa quwata illa billah).
“Artinya : Dari Abu Musa Al-As’ari Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Perumpamaan orang yang mengingat Rabb-nya dan yang tidak mengingat-Nya adalah sebagai orang hidup dan yang mati”. [HR Bukhari, Bahjatun Nadzirin no. 1434]
[12]. Berdoa Kepada-Nya
Di antara manfaat haji, hendaknya bersungguh-sungguh merendahkan diri dan terus menerus berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar Dia menerima amal, membereskan hati dan perbuatan ; agar Dia menolong untuk mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya dan memperbagus ibadah kepada-Nya; agar Dia menolong untuk menunaikan kewajiban dengan sifat yang Dia ridhai serta agar Dia menolong untuk berbuat baik kepada hamba-hamba-Nya.
[13]. Menunaikan Manasik Dengan Sebaik-Baiknya
Di antara manfaat haji, hendaknya melaksanakannya dengan sesempurna mungkin, dengan sebaik-baiknya dan seikhlas mungkin baik sewaktu melakukan thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, berada di Muzdalifah, melempar jumrah, maupun sewaktu shalat, qira’atul qur’an, berdzikir, berdo’a dan lainnya. Juga hendaknya mengupayakannya dengan kosentrasi dan ikhlas.
[14]. Menyembelih Kurban
Di antara manfaat haji adalah menyembelih (binatang) kurban, baik yang wajib tatkala berihram tammatu dan qiran, maupun tidak wajib yaitu untuk taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sewaktu haji wada’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berkurban 100 ekor binatang. Para sahabat juga menyembelih kurban. Kurban itu adalah suatu ibadah, karena daging kurban dibagikan kepada orang-orang miskin dan yang membutuhkan di hari-hari Mina dan lainnya.
Demikianlah sebagian hikmah dari ibadah haji (rukun Islam yang ke lima) mudah-mudahan kita bisa mengambil manfaatnya, dan senantiasa diberi petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala serta diberi kemudahan untuk menunaikannya. Amin